Anak-Anda

Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Agustus 2012

Memusatkan Perhatian


Tengkurapkan bayi pada selembar selimut atau kasur yang empuk yang di gelar di lantai. Berbicaralah pada bayi atau buatlah suara. Apakah si kecil aka mengangkat kepalanya dan berusaha melihat wajah anda? Jika tidak, coba lagi. Buatlah bermacam-macam suara dengan intonasi nada yang lembut untuk menstimulasi indra pendengarannya. Kalau ia mulai meunjukan responnya, perlahan- lahan anda perlu bergeser. Cobalah membuat suara dari arah samping, kemudian berpindah kedepan, lalu ke kiri. Tidak perlu dari arah belakang karena si kecil belum mampu melihat ke belakang. Untuk setiap perpindahan, lakukan observasinya dan amati responnya.

Sekarang, telentangkan si kecil dan lakukan latihan yang sama seperti diatas. Mulailah dari arah yang sama, depan, kiri, lalu kanan untuk membantu si kecil membentuk konsep awal tetntang kiri dan kanan.

Julurkan dengan lembut lengan kirinya. Lihat apakah lengannya tetap terjulur atau dia akan segera menarik lengannya? Lakukan hal yang sama pada lengan kanan. Kemudian lakukan pada kedua lengan. Pastikan anda selalu melakukannya dari kiri mengingat inilah awal sikecil mengenal konsep kiri dan kanan. Bila hal ini di ajarkan pada usia yang sudah agak besar, anaka-anak akan mengalami kesulitan mengenal kiri dan kanan.

Temukan kedua telapak tangan. Apakah kedua telapak tangan ini merapat dengan baik? Atau si kecil berusaha mengelak dan menarik kembali tangannya? Memisahakan dan menyatukan kedua tangan mengajarkan si kecil kepedulian pada tangannya.

Aktivitas ini mengembangkan:
  • Perhatian pada sumber bunyi
  • Respon pada anggota tubuh yang di gerakan
  • Pelajaran dini tentang konsep kiridan kanan
  • Perhatian pada anggota tubuhnya

Selasa, 17 Juli 2012

Bola Kaus Kaki


Ambil sebuah kaos kaki bekas, isi dengan potongan kain bebas, kertas koran atau kaos kaki bekas. Ikatlah ujung kaos kaki dengan seutas tali dengan ketat sehingga membentuk sebuah bola. Kemudian ikat ujung tali yang lainnya di tali yang merentang di atas tempat tidurnya atau boks mainnya. Biarkan sikecil telentang santai di dalamnya. Lalu, gerakan bola kaos kaki ini ke kiri ke kanan dan ke depan ke belakang. Gerakan ini harus dapat terlihat jelas oleh sikecil.

Apakah si kecil melihat bola kaos kaki itu bergerak-gerak. Apakah ia terlihat ingin menyentuhnya atau memindahkannya, atau si kecil hanya diam saja? Kalau dia kelihatan tidak tertarik, lakukan aktivitas di waktu yang lain. Cobalah terus sampai si kecil berminat dan ulangi aktivitas ini di minggu-minggu berikutnya. Bersabarlah, dan ingat, perhatian si kecil pada aktivitas ini mungkin hanya sebentar saja setiap kali di lakukan. Simpanlah kaos kaki ini untuk digunakan pada kesempatan lain.

Pada minggu ini, ulangi latihan-latihan di minggu-minggu sebelumnya. Lihat bagaimana responnya. Apakah dia mampu mengangkat kepalanya lebih tinggi bila tengkurap. Anda akan melihat batang lehernya semakin kuat. Tepuk-tepuklah punggungnya dengan lembut dan ajak dia bicara. Ingatlah intuk selalu menggunakan nada bicara yang ekspresif. Ini akan menstimulasi kemampuan indra pendengarannya. Sambil berbicara, sesekali balikan tubuhnya ke kiri dan ke kanan dan lihat kekuatan kepala dan lehernya. Setelah beberapa minggu, lihat apa yang terjadi? Anda akan melihat betapa bayi anda sekarang bertambah kuat.

Aktivitas ini mengembangkan
  1. Tahap awal kemampuan koordinasi mata-tangan
  2. Pengentahuan tentang bola kaos kaki dan perkembangan tangannya
  3. Peningkatan kemampuan menggunakan indra peraba
  4. Rangsangan untuk menggerakan mata dan tangan secara bersamaan.