Anak-Anda

Sabtu, 14 Juli 2012

Kaca dan Pendulum


Gunakan kaca yang tidak mudah pecah, gendong bayi anda di depan kaca yang cukup besar sehingga dia dapat melihat dirinya di depan kaca. Apakah bayi anda tersenyum atau mendekut mengeluarkan bunyi kuu…kuu…? Jika itu dilakuknnya, tersenyumlah dan ber kuu…ku…kembali padanya. Kemudian berbicaralah padanya dan panggil namanya dengan tetap menggendongnyamenghadap kaca. Apakah bayi anda berusaha menggapai bayangannya di kaca. Gunakan nada bicara yang ekspresif ketika berbicara padanya.

“Dudukkan “ si kecil disebuah kursi khusus bayi. Jangan lupa menyangga kepalanya, misalnya dengan selimut lembut yang digulung. Gantungkan kumparan, gambar muka yang lucu, kertas yang mencolok atau benda lain yang aman pada seutas tali. Kemudian gantungkan tali ini di pintu atau tempat lain yang lebih tinggi yang dapat terlihat dengan jelas oleh sikecil.

Goyangkan benda yang menggantung ini ke kiri dan ke kanan seperti layaknya pendulum. Usahakan agar sikecil melihat gerakan pendulum ini.

Ulangi aktivitas di minggu-minggu sebelumnya. Anda mungkin bosa melakukannya, tetapi si kecil membutuhkan pengulangan-pengulangan agar ia menjadi pintar dan belajar membiasakan semua indranya bekerja.

Benda gantung yang dilakukan pada minggu ke empat dapat digantungkan pada boks mainnya. Begitu juga pendulum yang dilakukan di minggu ini. Kedua aktivitas ini hanya di mainkan untuk waktu yang pendek saja. Meski demikian, jangan memberika kedua aktivitas ini pada waktu bersamaan. Bayi hanya membutuhkan satu aktivitas pada satu waktu supaya dia tidak bingung mempersepsi stimulus yang diterimanya.

Aktivitas ini mengembangkan:
  1. Pengetahuan sikecil tentang gambaran dirinya
  2. Tahap awal kemampuan mendengar
  3. Minat pada bayi untuk mengeluarkan bunyi-bunyi pada saat melihat dirinya
  4. Stimulasi visualisasi
  5. Pengetahuan tentang bagaimanamelakukan gerakan sebagai salah satubentuk respons.

Kamis, 12 Juli 2012

Bersenam Dengan Benda-Benda Gantung


Siapkan seutas tali elastis selebar lebih kurang 1 cm yang panjangnya lebih dari lebar tempat tidur bayi anda. Buat tiga simpul tali yang lonngar di tengah-tengahnya, dengan jarak 7-10 cm lalu ikatkan ujung tali pada sisi kiri dan kanan tempat tidur. Potong tiga utas tali yang lebih pendek, ikatkan salah satu ujungnya di tiga simpul tali pada tali yang melinang diatas tempat tidur. Kemudian di satu tali, gantungkan kumparan benang yang berwarna mencolok. Simpulkan longgar kedua tali yang belum dipakai di tali yang melintang untuk pemakaian selanjutnya. Gantungan kumparan ini harus cukup panjang sehingga dapat dijangkau si bayi kelak bila ia sudah dapat meraihnya.

Hari pertama, coba tarik perhatian si kecil dengan cara menggerakan gantungan kumparan ini dari depan ke belakang. Amati gerakan matanya. Apakah ia melihat gantungan ini bergerak? Apakah si bayi terlihat ingin meraih benda yang bergerak-gerak itu? Apakah ia tersenyum melihatnya? Mengobrolah bersama si bayi ketika latihan ini berlangsung.

Pada hari kedua, gantungkan di satu tali berikutnya sebuah lingkaran ( tutup 0 plastik yang telah ditutup dengan rapat dan aman oleh aluminium foil. Kemudian lakukan gerakan seperti pada gantungan kumparan. Lihat bagaimana reaksi bayi anda. Lalu, gerkan kumparan dan tutup plastic dari belakang ke depan secara bersamaan. Lihat, bagaimana respons bayi anda pada tahapan ini.

Hari berikutnya, gantung sebuah bel kecil atau kerincingan pada tali ketiga. Gerakan bel ini sehingga berbunyi. Lihat bagaimana reaksinya. Apakah si keil terlihat ingin menyentuhnya benda yang berbunyi ini?

Untuk hari-hari berikutnya, ulangi proses yang sama untuk kumparan, tutup, plastic, dan bel. Si bayi perlahan akan belajar bahwa kumparan dan tutup plastic tidak mengeluarkan bunyi, sementara goyangan bel akan menimbulkan bunyi. Aktivitas ini akan cukup menghibur si kecil.

Amati si kecil dengan seksama, perhatikan perubahan-perubahan dalam memberikan respons dan gerakannya. Apakah tangan dan kakinya akan semakin terlihat lurus? Apakah ia semakin mudah menggerakan kepalanya?apakah ia akan mengangkat kepalanya sedikit? Apakah gerakan kepalanya mengikuti benda yang bergerak? Coba lihat, apakah dia akan menggerakan kepalanya mengikuti anda ketika ada berjalan di kamar? Apakah ia cenderung memiringkan tubuhnya ke arah anda bergerak, kea rah cahaya atau suara.

Ulangi semua aktivitas yang sudah di perkenalkan pada si kecil. Selalu mulai dari bagian kiri ketika menggerakan bagian tubuhnya sehingga tubuhnya akan tumbuh dengan tegak dan baik. Juga gerakkan seluruh tubuhnya dengan cara menggulirkan tubuhnya dari kiri ke kanan begitu juga sebaliknya dengan lembut. Latihan ini berguna untuk menguatkan otot-otot tubuhnya. Latihan cahaya dan mata juga perlu diulang-ulang sambil mengobrol, bernyanyi, bersenandung, atau bermain musik untuk membuat bayi anda menjadi anak yang peduli.

Pada bulan pertama kehidupannya, seorang bayi berusaha untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan barunya. Hal ini penting yang dapat membatunya adalah membuat seluruh indranya mulai bekerja dengan baik di latih dengan berbagai stimulus. Aktivitas pertama yang berhungan dengan stimulus indra peraba adalah dengan menyentuh anggota-anggota tubuhnya. Latihan dengan cahaya dan suara merupakan latihan awal untuk mengaktifkan indra pendengaran dan penglihatan.

Ulangi semua aktivitas yang sudah di perkenalkan untuk membiasakan si kecil pada seluruh tubuhnya, anggota tubuhnya, pengetahuan kanan dan kiri, dan juga kepekaannya pada cahaya dan suara.

Secara bertahap, cobalah memindahkan posisi bayi anda dari telentang atau tengkurap atau sebaliknya. Latihan lain yang dapat dilakukan adalah meletakan si kecil ke sisi-sisi ujung buaian. Ini akan membantu si kecil mengenal lingkungan barunya.

Aktivitas ini mengembangkan
  1. Keterikatan si kecil dengan orang tuanya
  2. Pengetahuan tentang benda bergerak
  3. Pengetahuan suara dan bunyi

Kamis, 19 April 2012

Menggerakan Benda


Amati gerakan mata bayi anda. Apakah matanya mengikuti semua gerak gerik anda? Peganglah sebuah kerincingan atau benda lain di depan matanya. Apakah bayi memusatkan matanya pada benda tersebut. Mainkan kerincingan itu dari kiri ke kanan. Apakah sorot mata si kecil mengikuti perpindahan benda tersebut.

Jangan kwatir bila mata si kecil tidak mengikuti kerincingan yang bergerak itu. Anak-anak berkembang tidak sama tingkatannya pada setiap area. Yang perlu di lakukan adalah mengulang-ulang akivitas ini setiap hari selama seminggu yang dianjurkan di tambah beberapa minggu ke depan, dan lihat bagaimana reaksinya. Langkah awal kelak untuk belajar membaca.

Ulangi latihan minggu pertama. Pegang dan gerakan kepalanya dari satu sisi ke sisi lainnya dengan lembut. Pegang dan gerakan lengan kiri dan kanannya. Temukan telapak tangan kanan dan kirinya. Pegang dan gerakan telapak kaki kanan dan kirinya. Juga ulangi aktivitas minggu kedua dan jangan lupa untuk mengobrol, bernyanyi, bersenandung  atau memutar kaset lagu-lagu lembut.

Aktivitas ini mengembangkan
  1. Pengetahuan awal tentang benda bergerak ( stimulasi visual )
  2. Kesadaran awal untuk menanggapi sesuatu dengan cepat
  3. Stimulasi suara